by

Mengenal Training Need Assessment Serta Program-programnya

Istilah training need assessment tentunya masih asing bagi sebagian diantara Anda, ini merupakan sebuah cara untuk menganalisis kebutuhan pelatihan bagi setiap karyawan. Antara satu orang dengan orang lain punya potensi yang berbeda-beda, begitu juga kebutuhan mereka akan program pelatihan apa yang cocok untuk dipilih. Hal tersebut juga merupakan bagian terpadu di dalam merencanakan atau merancang sebuah pelatihan untuk karyawan perusahaan.

Pelatihan dalam sebuah perusahaan umumnya merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu dilakukan, tujuannya tak lain memang untuk meningkatkan wawasan serta skill yang dimiliki oleh karyawan tersebut. Sehingga nantinya bisa melakukan pekerjaannya secara efektif dan juga efisien. Hanya saja mungkin kebanyakan perusahaan gegabah di dalam menyamaratakan kebutuhan training pada setiap karyawan, padahal sebenarnya antara satu karyawan dengan lain punya kebutuhan pelatihan yang berbeda-beda.

Itulah mengapa utuh training need assessment terlebih dahulu. Umumnya untuk program-program pelatihan yang diberikan nantinya juga akan berbeda-beda, sesuai dengan kebutuhan karyawan, berikut ini diantaranya yang patut Anda ketahui, yaitu:

  1. On the job, ini adalah metode pelatihan yang dilakukan secara langsung di tempat kerja atau sambil bekerja. Artinya tidak seperti pelatihan lain yang harus pergi ke hotel ataupun sambil outbound, maka ini sama seperti ketika Anda sedang bekerja. Pelatihannya sendiri ada yang informal on the job dan ada yang formal on the job, untuk yang formal sendiri sudah pasti harus ada seorang pembimbing yang mendampingi, sedangkan jenis yang informal tidak membutuhkan seorang pembimbing, sehingga jatuhnya jenis yang formal memakan lebih banyak biaya.
  2. Simulation, ini termasuk dalam jenis pelatihan off the job, karena tidak dilakukan di tempat kerja, simulation ini umumnya dilakukan dengan menggunakan sebuah alat atau mesin di dalam sebuah kondisi lingkungan yang dibuat serupa tempat kerja. Memang harus dilakukan di tempat khusus, karena tidak semua memiliki alat penunjangnya, dari sini nantinya Anda akan menemukan sebuah masalah dan harus menyelesaikannya.
  3. Sensitivity training, pelatihan off the job lainnya adalah pelatihan sensitivitas yang digunakan untuk meningkatkan sensitivitas antar pribadi dengan cara menuntut diskusi terbuka juga jujur tentang perasaan maupun sikap. Hal ini dilakukan agar peserta nantinya bisa memberitahukan kepada peserta lain terkait dengan perilakunya di mata orang lain.
  4. Outbound, ini adalah pelatihan terbuka yang pastinya banyak peminatnya, dilakukan di alam terbuka dan disertai dengan beberapa program, tak sekedar pelatihan karena Anda juga bisa ikut serta untuk bermain atau mendapatkan hiburan dengan adanya pelatihan yang satu ini, ada yang melakukannya dengan cara berkano, arung jeram, mendaki gunung serta yang lainnya.
  5. Presentasi informasi, program pelatihan lain adalah presentasi, yaitu penyampaian informasi yang terkait dengan hal-hal yang akan dikembangkan tersebut, ada yang bentuknya seperti perkuliahan seminar sampai dengan analisis transaksi. Jenis yang satu ini juga sering kali dipilih oleh perusahaan, namun memang tidak dilakukan di dalam kantor, melainkan di luar kantor.

Tengah mencari lembaga training need assessment yang bagus, maka dapat dipercayakan kepada Prasmul-ELI. Lembaga pelatihan yang satu ini punya pengalaman tidak sebentar di bidang tersebut, ditambah lagi untuk tarif yang ditawarkan juga relatif terjangkau, sehingga bukan hal yang mengherankan jika banyak yang menjadikannya sebagai pilihan. Perusahaan-perusahaan besar bahkan sudah langganan mengikuti training mereka setiap tahun.

News Feed